Langsung ke konten utama

menjadi baik


menjadi baik bukanlah sebuah pilihan, melainkan kewajiban. menjadi baik tidak memiliki batas waktu atau tanggal kadaluarsa. malahan, kita betul-betul disembunyikan oleh kenyataan kapan tanggal kadaluarsa kita masing-masing untuk hidup di dunia ini

menjadi baik bukanlah ilmu fisika yang membahas mengenai percepatan, bukan pula puisi yang mengharuskan kesempurnaan tanpa cacat. menjadi baik adalah sebuah proses pada setiap orang yang masing-masing memiliki waktu berbeda-beda untuk menjadi baik menurut versi yang menjadi acuannya. 

jadilah baik, karena sebaik dan seburuk apapun kita berubah, orang-orang akan tetap terus berkomentar. namun, jangan sampai itu merubah niat awal kita untuk menjadi baik.
hari ini aku bertemu orang-orang yang sedang berproses menjadi baik, mendengar cerita orang-orang yang hanif, bersemangat untuk menjadi baik

tanpa kita sadari sejauh apapun kita melangkah dan mencari, pada akhirnya kita akan kembali ke se-benar-benarnya jalan, sebaik-baiknya penolong dan pemberi hidayah yaitu Allah.
maka jangan abaikan fakta bahwa selama ini pun Allah selalu melihat kita, dan bayangkan betapa bahagianya Dia ketika segelintir hambanya berbalik arah dan mendekat
:)

semangat menjadi baik, semoga Allah senantiasa kelilingi kita dengan orang-orang baik
menjadi baik tidak menuntut kesempurnaan, tetapi komitmen untuk terus memperbaiki


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tuhan

Tuhan, selalu muncul dengan kejutan entah yang diharapkan maupun yang tak disangka-sangka Tuhan, penggenggam dan pengabul doa terbaik pemegang rahasia terbaik pemberi rencana yang sempurna Tuhan, rasanya baru kemarin aku meminta hari ini Kau tunjukkan semuanya tak perlu hal yang selalu aku minta untuk menjadi bahagia bahagiaMu pasti yang terindah untukku

aplikatif, kumulatif

kalo dikampus kita belajar teori di RS bener-bener belajar praktiknya, atau bahasa ilmiahnya aplikasi keilmuan yang udah didapat di kampus tapi ternyata tidak seindah dan seribet teori seolah teori hanyalah sebagai pondasi yaa bener sii tapi aku juga melihat beberapa penyepelean pada keilmuan tersebut misal teknik spul untuk infus padahal itu enggak boleh dan masih banyak lagii askep pun hanya dibuat seadanya sehingga aku berpikir bahwa hanya yang tampak lah yang diperbaiki sesuatu yang mikro ditinggalkan padahal they didn't realize that something big madeup from little things *ini kumulatif yaa begitulah pemirsah

inilah rasa tenteram

pertanyaan ini sudah lama aku simpan "mengapa bahu laki-laki selalu lebih lebar  daripada perempuan?" mereka bilang, bahu sebagai tempat bersandar. tetapi, jika dilihat dengan seksama, tangan laki-laki pun selalu lebih panjang perempuan diciptakan lebih mungil daripada laki-laki. entah tangannya, pundaknya, bahunya, bahkan jemarinya. tapi perempuan bukan sosok yang lemah, lelaki juga bukan sosok yang selalu lebih kuat daripada seorang perempuan bahu laki-laki lebih lebar, sebagai penopang perempuan, pun tangannya yang lebih panjang agar selalu menjaga perempuannya dari hal-hal yang membahayakan. selalu mempertahankan dan menjaga perempuannya agar selalu ada di sampingnya, di pelukannya. lalu apa yang kau rasakan? bukankah itu menenteramkan? bukankah itu menenangkan? wanita dengan tubuh yang mungil, bahu yang lebih sempit serta jemari yang lebih kecil, sebagai pelipur saat apapun yang kau anggap besar menjatuhkanmu membuatmu terduduk sedih. perempuan dengan ...