Langsung ke konten utama

Menulis

Menulis bagiku seperti cara untuk mengungkapkan perasaan yang tidak bisa aku katakan. Menulis bisa mewakili semuanya
Karena aku tidak memiliki banyak keberanian untuk mengatakan, tulisanku mampu mewakili perasaan

Menulis bagiku seperti kebebasan. Aku bebas untuk menjadi siapapun dalam tulisanku. Dan aku bisa memikirkannya dalam berbagai sudut pandangku. Karena menulis tidak pernah terbatas

Menulis bagiku seperti kejujuran dalam kepura-puraan. Hanya penulis yang tau arti sebenarnya dari tulisan yang dia buat, ketika orang lain mencoba menerka arti sebenarnya, maka itulah kepura-puraan.
Menjadi jujur, karena tulisan adalah ungkapan, maka aku tidak berbohong dalam tulisanku

Menulis bagiku seperti pengingat, penegur ketika kita membacanya ulang di kemudian hari

Karena menulis bisa merekam kejadian yang aku inginkan, yang ingin aku ingat. Karena menulis itu nyata

Jika kamu atau kalian adalah inspirasi, maka jangan pernah pergi. Karena tanpa kalian, tulisanku tiada pernah memiliki arti

-Semarang, hening



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tuhan

Tuhan, selalu muncul dengan kejutan entah yang diharapkan maupun yang tak disangka-sangka Tuhan, penggenggam dan pengabul doa terbaik pemegang rahasia terbaik pemberi rencana yang sempurna Tuhan, rasanya baru kemarin aku meminta hari ini Kau tunjukkan semuanya tak perlu hal yang selalu aku minta untuk menjadi bahagia bahagiaMu pasti yang terindah untukku

aplikatif, kumulatif

kalo dikampus kita belajar teori di RS bener-bener belajar praktiknya, atau bahasa ilmiahnya aplikasi keilmuan yang udah didapat di kampus tapi ternyata tidak seindah dan seribet teori seolah teori hanyalah sebagai pondasi yaa bener sii tapi aku juga melihat beberapa penyepelean pada keilmuan tersebut misal teknik spul untuk infus padahal itu enggak boleh dan masih banyak lagii askep pun hanya dibuat seadanya sehingga aku berpikir bahwa hanya yang tampak lah yang diperbaiki sesuatu yang mikro ditinggalkan padahal they didn't realize that something big madeup from little things *ini kumulatif yaa begitulah pemirsah

inilah rasa tenteram

pertanyaan ini sudah lama aku simpan "mengapa bahu laki-laki selalu lebih lebar  daripada perempuan?" mereka bilang, bahu sebagai tempat bersandar. tetapi, jika dilihat dengan seksama, tangan laki-laki pun selalu lebih panjang perempuan diciptakan lebih mungil daripada laki-laki. entah tangannya, pundaknya, bahunya, bahkan jemarinya. tapi perempuan bukan sosok yang lemah, lelaki juga bukan sosok yang selalu lebih kuat daripada seorang perempuan bahu laki-laki lebih lebar, sebagai penopang perempuan, pun tangannya yang lebih panjang agar selalu menjaga perempuannya dari hal-hal yang membahayakan. selalu mempertahankan dan menjaga perempuannya agar selalu ada di sampingnya, di pelukannya. lalu apa yang kau rasakan? bukankah itu menenteramkan? bukankah itu menenangkan? wanita dengan tubuh yang mungil, bahu yang lebih sempit serta jemari yang lebih kecil, sebagai pelipur saat apapun yang kau anggap besar menjatuhkanmu membuatmu terduduk sedih. perempuan dengan ...