Langsung ke konten utama

aplikatif, kumulatif



kalo dikampus kita belajar teori
di RS bener-bener belajar praktiknya, atau bahasa ilmiahnya aplikasi keilmuan yang udah didapat di kampus
tapi ternyata tidak seindah dan seribet teori
seolah teori hanyalah sebagai pondasi
yaa bener sii

tapi aku juga melihat beberapa penyepelean pada keilmuan tersebut
misal teknik spul untuk infus
padahal itu enggak boleh
dan masih banyak lagii

askep pun hanya dibuat seadanya
sehingga aku berpikir bahwa hanya yang tampak lah yang diperbaiki
sesuatu yang mikro ditinggalkan
padahal they didn't realize that something big madeup from little things
*ini kumulatif

yaa begitulah pemirsah



Komentar

  1. kenapa spul ga boleh,kan biar infus lancar bray. kalo ga di spul infus bisa macet.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tuhan

Tuhan, selalu muncul dengan kejutan entah yang diharapkan maupun yang tak disangka-sangka Tuhan, penggenggam dan pengabul doa terbaik pemegang rahasia terbaik pemberi rencana yang sempurna Tuhan, rasanya baru kemarin aku meminta hari ini Kau tunjukkan semuanya tak perlu hal yang selalu aku minta untuk menjadi bahagia bahagiaMu pasti yang terindah untukku

inilah rasa tenteram

pertanyaan ini sudah lama aku simpan "mengapa bahu laki-laki selalu lebih lebar  daripada perempuan?" mereka bilang, bahu sebagai tempat bersandar. tetapi, jika dilihat dengan seksama, tangan laki-laki pun selalu lebih panjang perempuan diciptakan lebih mungil daripada laki-laki. entah tangannya, pundaknya, bahunya, bahkan jemarinya. tapi perempuan bukan sosok yang lemah, lelaki juga bukan sosok yang selalu lebih kuat daripada seorang perempuan bahu laki-laki lebih lebar, sebagai penopang perempuan, pun tangannya yang lebih panjang agar selalu menjaga perempuannya dari hal-hal yang membahayakan. selalu mempertahankan dan menjaga perempuannya agar selalu ada di sampingnya, di pelukannya. lalu apa yang kau rasakan? bukankah itu menenteramkan? bukankah itu menenangkan? wanita dengan tubuh yang mungil, bahu yang lebih sempit serta jemari yang lebih kecil, sebagai pelipur saat apapun yang kau anggap besar menjatuhkanmu membuatmu terduduk sedih. perempuan dengan ...