Langsung ke konten utama

Aksi Ramadhan Muslim Diponegoro

Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, para aktivis muslim memulai aksi
berawal dari basecamp PKM Joglo pleburan lalu jalan kaki ke simpang lima
rencana awal untuk jalan ke simpang lima yaitu pukul 7 pagi, tapi akhirnya molor jam 8
:D

foto dulu sebelum jalan ^^
















ikhwan membawa spanduk besar



Di bundaran simpang lima, beberapa ikhwan dan akhwat yang membawa poster berdiri di sekeliling budaran guna memperlihatkan kepada masyarakat yang lewat bahwasanya Ramadhan sudah sangaaat dekat
Dan aksi kita masuk Harian Online Suara Merdeka looh (klik yaaa)















Sambil yang lain berdiri membawa poster, sebagian yang lain menyebarkan sebagian amunisi seperti jadwal imsakiyah, buku saku ramadhan, bunga dan kertas taujih
juga ada aksi teatrikal






dari situ, kami berjalan menuju tugu muda
#perjalanan yang cukup unyu dan jauuuuhhh, tapi karena kemaren beramai-ramai jadi terasa enteng
setiap ada lampu merah jadi kalap lari-lari kesana kemari membagikan amunisi yang ada


semoga dengan adanya aksi sambut Ramadhan kemarin semakin menambah kesadaran bahwa ramadhan bulan suci yang hanya datang setaun sekali loooohh
yuk sama-sama tingkatkan amal ibadah
:)

Komentar

  1. Kangen suasana itu lagi pakai jaket masker slayer ketat sangat memuaskan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

inilah rasa tenteram

pertanyaan ini sudah lama aku simpan "mengapa bahu laki-laki selalu lebih lebar  daripada perempuan?" mereka bilang, bahu sebagai tempat bersandar. tetapi, jika dilihat dengan seksama, tangan laki-laki pun selalu lebih panjang perempuan diciptakan lebih mungil daripada laki-laki. entah tangannya, pundaknya, bahunya, bahkan jemarinya. tapi perempuan bukan sosok yang lemah, lelaki juga bukan sosok yang selalu lebih kuat daripada seorang perempuan bahu laki-laki lebih lebar, sebagai penopang perempuan, pun tangannya yang lebih panjang agar selalu menjaga perempuannya dari hal-hal yang membahayakan. selalu mempertahankan dan menjaga perempuannya agar selalu ada di sampingnya, di pelukannya. lalu apa yang kau rasakan? bukankah itu menenteramkan? bukankah itu menenangkan? wanita dengan tubuh yang mungil, bahu yang lebih sempit serta jemari yang lebih kecil, sebagai pelipur saat apapun yang kau anggap besar menjatuhkanmu membuatmu terduduk sedih. perempuan dengan ...

suara bapak

Bisa dikatakan, aku ini anak ibu. Kemanapun selalu bersama ibu, walau hanya jalan berdua, sekedar minum segelas es campur, berburu diskon bersama, memilih sepatu, baju atau apapun. Aku satu-satunya perempuan, karena kedua adikku laki-laki. Itulah sebenarnya agak sulit untuk beradaptasi ketika awal kuliah di Semarang. Apapun harus aku jalani sendiri, menentukan pilihan sendiri. Mungkin itu yang kemudian membuatku dewasa Ibu dan bapak merupakan sosok yang sangat berbeda. Ibu yang sangat perhatian dengan kuantitas pesan singkat yang tidak pernah luput setiap harinya walau sekedar 'lagi apa sayang?' Berbeda dengan bapak, beliau bukan tipe orang yang sangat perhatian. Mungkin perhatian (secara langsung) tidak termasuk dalam sifat melankolisnya. Kadang di suatu waktu beliau bisa menjadi sangat sanguinis. Haha, dan aku sangat menikmati itu Sesekali bapak berbicara, hal itu pasti menyangkut kehidupan. Sangat bermakna, sehingga berhasil membuat aku yang awalnya agak rewel menjadi...

KKN. love it!

Hai. saya dari fakultas kedokteran, jurusan keperawatan dan kami tidak mengenal sesuatu yang bernama KKN. Katanya dulu sekali pernah diadakan namun distop karena kami juga ada makul komunitas yang sasarannya ke masyarakat Agak malas pas pertama kali denger ada KKN, dan ternyata ada! Maka jelas, harus pintar curi-curi waktu kapan untuk rapat KKN, untuk skripsi, untuk bikin laporan KKN dll Bayangan awal udah buruk tentang KKN Tapi unbelievable, disini malah ketemu temen-temen yang asik. Walaupun di awal agak sulit untuk beradaptasi karena memang belum saling mengenal and now, here we are :D