Langsung ke konten utama

jangan banyak berharap



Jika ada sebuah pot dengan tanaman yang sangat subur di dalamnya, lalu pot tersebut dibiarkan begitu saja, tersengat matahari setiap harinya, dihinggapi serangga yang menjadi parasit untuknya. Lalu tetiba, tanaman tersebut mendapatkan siraman air, segar, sejuk dan menjadi subur

Jika ada seorang anak kecil, yang terbiasa terkurung di dalam rumahnya. Tidak bermain, tidak bersosialisasi. Tetiba ia diperbolehkan keluar, berjalan-jalan, seolah melihat sesuatu pemandangan yang baru. Padahal mungkin bagi orang lain, pemandangan tersebut biasa aja

Anggap saja gadis ini seperti halnya tanaman dan seorang anak kecil itu. Terbiasa bersosial, namun tidak begitu dengan lawan jenisnya. Seolah mendapatkan sanjungan, merasa dihormati dan dilambungkan dengan sekejap saat itu juga, ketika ada lelaki yang tetiba memperlakukan gadis itu dengan manis. Bagaimana ya perasaannya?

Perasaan yang kemarin sudah berhenti berkobar, kini tersulut kembali. Namun, dia tahu batas dimana harus mengontrol kobaran perasaannya. Merasa tersakiti adalah salah satu tameng untuk menahan kobaran perasaan itu. Mawas diri. Jika sebelumnya pernah tersakiti, maka gadis itu tahu konsekuensinya untuk kali ini. Kembali merasakan sakit yang sama.

Jangan banyak berharap, hati siapapun bisa berubah. Tuhan yang pegang kendalinya.
Termasuk kamu, mungkin...



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tuhan

Tuhan, selalu muncul dengan kejutan entah yang diharapkan maupun yang tak disangka-sangka Tuhan, penggenggam dan pengabul doa terbaik pemegang rahasia terbaik pemberi rencana yang sempurna Tuhan, rasanya baru kemarin aku meminta hari ini Kau tunjukkan semuanya tak perlu hal yang selalu aku minta untuk menjadi bahagia bahagiaMu pasti yang terindah untukku

aplikatif, kumulatif

kalo dikampus kita belajar teori di RS bener-bener belajar praktiknya, atau bahasa ilmiahnya aplikasi keilmuan yang udah didapat di kampus tapi ternyata tidak seindah dan seribet teori seolah teori hanyalah sebagai pondasi yaa bener sii tapi aku juga melihat beberapa penyepelean pada keilmuan tersebut misal teknik spul untuk infus padahal itu enggak boleh dan masih banyak lagii askep pun hanya dibuat seadanya sehingga aku berpikir bahwa hanya yang tampak lah yang diperbaiki sesuatu yang mikro ditinggalkan padahal they didn't realize that something big madeup from little things *ini kumulatif yaa begitulah pemirsah

inilah rasa tenteram

pertanyaan ini sudah lama aku simpan "mengapa bahu laki-laki selalu lebih lebar  daripada perempuan?" mereka bilang, bahu sebagai tempat bersandar. tetapi, jika dilihat dengan seksama, tangan laki-laki pun selalu lebih panjang perempuan diciptakan lebih mungil daripada laki-laki. entah tangannya, pundaknya, bahunya, bahkan jemarinya. tapi perempuan bukan sosok yang lemah, lelaki juga bukan sosok yang selalu lebih kuat daripada seorang perempuan bahu laki-laki lebih lebar, sebagai penopang perempuan, pun tangannya yang lebih panjang agar selalu menjaga perempuannya dari hal-hal yang membahayakan. selalu mempertahankan dan menjaga perempuannya agar selalu ada di sampingnya, di pelukannya. lalu apa yang kau rasakan? bukankah itu menenteramkan? bukankah itu menenangkan? wanita dengan tubuh yang mungil, bahu yang lebih sempit serta jemari yang lebih kecil, sebagai pelipur saat apapun yang kau anggap besar menjatuhkanmu membuatmu terduduk sedih. perempuan dengan ...